Analogi Babi; Siapa di atas, Siapa di bawah

Ketikan Pinggir Hari Ini.

Hari ini saya sedang berselancar di salah satu situs kesayangan, dan menemukan salah satu thread kocak yang saya sebutkan di atas. Ada dua cerita tentang babi dan majikannya. Masing-masing ceritanya seperti ini:

1. Babi multitalented.
Ada babi yang memiliki kemampuan untuk mengerjakan banyak hal. Mulai dari menggantikan sang ayam berkokok, menggantikan kucing menangkap tikus, dan lain sebagainya.

Ia sangat bangga dengan dirinya dan kerap kali berujar ke binatang lain, “Kalian binatang bodoh, bagaimana mau bersaing dan disayang majikan jika cuma bisa itu-itu aja?”.

Begitulah terus, si babi terus belajar berbagai kemampuan baru, dan ia terus membanggakan dirinya.
Suatu ketika, sang majikan datang dan ingin menyembelih sang babi.

Sang babi tentu kebingungan, ia bertanya: “Majikanku, mengapa engkau ingin menyembelihku? Padahal aku sudah begitu berguna bagi dirimu?”

Dengan polos sang majikan berkata, “Ga ada alasan khusus koq, gw cuma lagi pengen makan steak babi aja!”

THE END.

Moral of the story:
Majikan cuma ngeliat apa yang SEHARUSNYA lu lakukan, bukan apa yang BISA lu lakukan.
Gak guna tuh lu kebanyakan improvisasi. hahaha..

2. Masa bos salah?
Suatu ketika majikan ingin membuat pesta, ia menyuruh sang babi bikin biskuit. Sang babi pun bikin biskuit sesuai buku panduan, yakni: apinya secukupnya aja.

Melihat apinya kecil, sang bos marah “Kapan mao jadi kalo apinya kecil? Gedein apinya!”
Si babi berkata, “Nanti gosong bos!”
Si bos marah dan berkata, “Lu ini cuma babi, lakukan aja apa yang gw suruh!”

Akhirnya digedein deh apinya, alhasil biskuitnya gosong.
Si babi bertanya ke majikannya, “Gimana nih bos, biskuitnya gosong karena apinya kegedean?”

Dengan santainya sang majikan menjawab, “Yaudah, ganti menu jadi steak babi aja!”

THE END

Moral of the story:
Bos ga pernah salah, kalo pun salah bawahan yang harus nanggung

Well, mungkin kedua cerita tersebut cukup menggelitik. Tapi di dunia nyata, itu beneran terjadi loh. Makanya, hati-hati bagi yang punya bos, harap sadar diri! Tau diri lah siapa yang di atas, siapa yang di bawah! hahaha..

Jakarta, 12 Oktober 2009
Okki Sutanto
(bertanya-tanya kapan gue jadi bos)

Kirim Komentar!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s