Rakit Komputer Part II (Pemasangan)

Lanjutan dari Rakit Komputer PART I.

Setelah sukses membeli barang-barang yang dibutuhkan, yuk kita rakit komputernya! Pertama-tama, check list dulu komponen-komponennya.
– Motherboard
– Prosesor (beserta Heat Sink Fan)
– Kepingan RAM (Memori)
– Harddisk
– CD / DVD Room
– Casing (beserta fan dan powersupply)

Setelah memastikan semua komponennya lengkap, langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk merakit komputer selanjutnya adalah:

1. Memasang Prosesor ke Soket Prosesor di Motherboard.
– Buka penutup prosesor yang ada di motherboard, lepaskan terlebih dahulu besi pengait di sampingnya. Caranya? Tekan ke dalam lalu geser ke samping, angkat ke atas.
– Buka cangkang pelindung prosesor, pegang samping prosesor, jangan menyentuh pin pin kecil di dalamnya.
– Letakkan prosesor di dalam soket dengan benar. Pastikan ujung prosesor yang memiliki tanda segitiga berada paling dekat dengan tuas pengunci.
– Setelah memastikan pemasangan benar, kunci kembali pengait soket prosesor.

2. Memasang Heat Sink Fan (Fan Prosesor)
– Jika terdapat pasta prosesor, oleskanlah di atas prosesor hingga merata. Gunanya agar permukaan prosesor dan Heat Sink Fan benar-benar menempel dan panas yang dihasilkan prosesor dapat dengan sempurna diserap Heat Sink Fan
– Pasang Heat Sink fan secara perlahan, masukkan keempat kaki heat sink fan ke lubang-lubang yang terdapat di sekitar soket prosesor. Tekan masing-masing kaki sehingga masuk dengan sempurna. Jika sudah, kencangkan baut pengunci keempat kaki tersebut.
– Pasang kabel power heat sink fan. Colokkan kabel power tersebut ke pin di motherboard yang bertuliskan CPU FAN.

3. Memasang RAM (Memori)

– Sebelumnya pastikan jenis memori yang Anda beli sesuai dengan Channel Memori yang ada di motherboard.
– Buka kedua pengait memori dengan benar.
– Masukkan kepingan RAM dengan posisi pin di bawah. Tekan hingga terdengar bunyi klik dan dengan sendirinya pengait memori mengunci kepingan RAM.

4. Memasang Motherboard ke dalam Casing.
– Pasang baut alas pada plat casing (biasanya 6 buah), gunanya untuk alas motherboard sehingga tidak langsung menempel ke casing.
– Pasanglah masker motherboard (plat yang berisi lubang-lubang untuk colokan berbagai kabel) ke casing.
– Pasang motherboard ke dalam casing, sesuaikan dengan masker motherboard, lalu pasang dan kencangkan semua baut motherboard ke baut alas yang sudah dipasang sebelumnya

5. Memasang DVD ROM

– Copot penutup rak DVD yang terdapat di depan casing, biasanya di atas. Caranya? Dorong dengan kuat dari dalam casing.
– Masukkan DVD dari depan casing.
– Pasang dua buah baut di samping DVD
– Hubungkan kabel data dan kabel power DVD. Kabel data disambungkan ke motherboard (tergantung tipe kabel: SATA atau IDE). Kabel Power sambungkan ke kabel dari Power Supply

6. Memasang Hard Disk
– Tempat untuk harddisk berada di bawah rak DVD, ukuran penyangga lebih kecil yakni hanya 3.5″, sedangkan rak penyangga DVD 5″. Masukkan Harddisk dan pasang dua buah baut di lubang yang disediakan.
– Hubungkan kabel data dan kabel power Harddisk. Sama seperti menghubungkan kedua kabel DVD.

7. Memasang Kartu Tambahan.
– Untuk memasang kartu tambahan seperti Soundcard, VGA Card, Modem, Atau Wireless LAN Card, umumnya sederhana. Copot plat di belakang casing sesuai di mana kartu ekspansi akan dipasang. Lalu masukkan kartu tambahan di slot yang sesuai di motherboard (AGP, PCI-E, PCI 1x, PCI 4x, PCI 16x), tekan yang kuat.

Kirim Komentar!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s