Gunting

Prosa.
#Tulisan kedelapan, hari kedelapan.

Sebuah gunting
tak selalu harus
dikawinkan dengan
pupusnya harap

kadang
ia
hadir
di
awal

Saat memutus sempurna sebuah pita merah,
satu roda penghidupan baru pun terawali

Saat membuka ujung sebuah bungkus makanan,
satu perut lapar pun terisi

Pun tak pernah ia absen,
di ruang operasi.

Karena amputasi jelas membutuhkannya.
Untuk merelakan organ yang busuk,
dan menyelamatkan pemiliknya
sebelum ikut membusuk

Jakarta, 27 April 2011
Okki Sutanto | octovary.blogspot.com
(Satu tulisan lagi, dan saya bisa menggunting garis kematian)

Kirim Komentar!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s